Bukannya dijauhi dan dianggap orang yang harus dihindari. Kesalahan Orang Farisi dan Ahli Taurat pada zaman Tuhan Yesus tidak boleh terulang dalam umat Allah yang baru. Disiplin tanpa kasih adalah suatu kesia-siaan. Dengan penggembalaan yang tepat maka orang yang jatuh itu akan dapat dipulihkan kembali dan Tuhan dapat memakai orang itu dengan lebih heran lagi. Daud pernah jatuh, Petrus pernah juga jatuh, tetapi ketika Tuhan menyapa mereka dengan kasih, maka mereka dipulihkan kembali, dan menjadi alat yang luar biasa di tangan Tuhan. Disiplin gereja memang penting, perlu dan harus dilakukan, tetapi apakah disiplin itu dilakukan dengan air mata yang bercucuran atau justru kepuasan menghakimi yang muncul?
Ananias dan Safira: Disiplin Gereja
January 24, 2022