Dengan kata lain, ketika Tuhan memenuhi kebutuhan mereka yang utama soal makanan, Tuhan juga hendak mendidik mereka. Manna yang diberikan adalah sebuah sarana yang dipakai Tuhan untuk menguji orang Israel apakah ketika seluruh kebutuhan hidup orang Israel dipenuhi oleh Tuhan sehingga setelah mereka bisa makan, mereka menghujat Tuhan atau tidak. Tuhan ingin tahu apakah mereka taat atau tidak. Orang Israel melihat kebutuhannya hanya seputar soal makan saja. Akan tetapi, Tuhan melihat lebih dari itu. Bagi Tuhan ini adalah soal pembentukan karakter hidup. Tuhan memberikan mereka makanan dan juga mengajar mereka. Hal ini terbukti ketika Tuhan memberikan manna, Ia juga memberikan perintah bahwa pada hari Sabat, manna itu janganlah diambil. Namun, orang Israel tetap saja melanggar perintah tersebut. Tuhan sudah memberikan perintah bahwa mereka harus mengambil manna seperlunya setiap hari, tetapi orang Israel mengambil lebih banyak sehingga manna itu busuk. Orang Israel melakukan hal yang jahat di mata Tuhan.
Carilah Uang, namun Jangan Menjadi Hamba Uang
May 21, 2017