Dengan sangat jelas orang banyak menuntut darah, bukan keadilan. Padahal sebenarnya pertanyaan Pilatus, “Tetapi kejahatan apakah yang telah dilakukan-Nya?” mengumumkan ketidakbersalahan Tuhan Yesus di hadapan dunia. Pertanyaan tersebut justru direspons oleh orang banyak dengan teriakan keras, “Ia harus disalibkan!” Jelas sekali, yang dituntut oleh orang banyak itu tak lain adalah Kematian Yesus.
Persetujuan Sang Wali Negeri Menegaskan Penolakan Manusia kepada Dia yang Benar Itu (ayat 24-26)
“Ketika Pilatus melihat bahwa segala usaha akan sia-sia, malah sudah mulai timbul kekacauan, ia mengambil air dan membasuh tangannya di hadapan orang banyak dan berkata: ‘Aku tidak bersalah terhadap darah orang ini; itu urusan kamu sendiri!”