Tuhan yang adil, penuh kasih, dan berdaulat ini telah terbukti dalam sejarah bangsa Israel. Ayat 3-15 seperti mereview ulang tentang apa yang telah Allah lakukan bagi umat-Nya sejak Israel keluar dari Mesir. Atas dasar sifat dan karakter Allah yang tidak pernah berubah inilah Habakuk berani meminta dalam ayat 2b, “Hidupkanlah itu dalam lintasan tahun, nyatakanlah itu dalam lintasan tahun; dalam murka ingatlah akan kasih sayang!” Nabi Habakuk memohon, sekiranya mereka tetap merasakan kasih dan kebaikan Tuhan sekalipun mereka akan masuk dalam proses pendisiplinan Tuhan, yaitu dibuang ke Babel selama 70 tahun! Sekiranya Tuhan menolong umat-Nya sesuai janji Tuhan. Habakuk belajar percaya pada Tuhan di tengah ketakutannya.
From Fear to Faith
May 10, 2018