Khotbah Perjanjian Lama

Hidup dalam Dunia yang Terbalik

Sebenarnya pada setiap perbuatan kejahatan, tersimpan benih-benih kehancurannya sendiri. Pada setiap kejahatan yang seolah perkasa dan mantap, sebenarnya ada benih-benih kehancurannya sendiri. Artinya kejahatan yang dilakukan orang pada suatu saat nanti akan menjadi jerat yang mematikan bagi orang yang melakukannya Setiap kali orang mempraktikkan kejahatannya, benih-benih kehancuran diri itu akan mulai bertumbuh dengan kuat. Perhatikan apa yang terjadi dengan pemimpin-pemimpin yang dianggap jahat oleh dunia ini, misalnya Adolf Hitler. Ia memerintah dengan penuh darah di tangannya dan seolah-olah tidak tersentuh oleh waktu. Hitler membuat banyak orang takut terhadap kejahatannya, terhadap perkataannya, dan terhadap tangannya. Akan tetapi, ke manakah Hitler sekarang? Ia sudah mati. Namun, sebelum ia mati, kejahatannya menghancurkan dirinya sendiri. Hitler akhirnya bunuh diri karena ketakutan dan depresi setelah pasukannya kalah. Mussolini juga demikian. Ia mati karena ambisinya sendiri. Dan, jika didaftar, kita masih akan mendapatkan banyak lagi nama-nama orang jahat. Semuanya terjerat dalam kejahatannya sendiri dan tidak mungkin lepas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *