- “Buat apa ke gereja? Teman saya, dari remaja sampai tua hidupnya di gereja terus, tetapi omongannya enggak ada yang bisa dipegang.
- “Ayah saya sudah bersumpah bahwa seumur hidup ia tidak mau masuk gereja, karena waktu muda, ia pernah ditipu oleh seorang majelis gereja.
- “Hamba Tuhan kok seperti itu? Apanya yang mau diteladani?”
Kalimat-kalimat seperti itu jelas menunjukkan bahwa kehidupan orang Kristen yang tidak mempunyai integritas merupakan ancaman yang besar bagi efektivitas penyebaran Injil.