Saat ini kita diingatkan, dapur persoalan apa pun yang kita masuki, kita harus meneladani Sadrakh, Mesakh, dan Abednego. Kita bisa menyatakan kemuliaan itu di dalam dapur api karena kita tidak sendirian, ada Kristus yang bersama dengan kita. Dalam dapur api kita masih bisa memuji Allah, kita masih bisa menyembah Dia. Kita masih bisa bersukacita, kita masih bisa bersyukur atas setiap apa pun yang terjadi. Sehingga di sini kita pun meyakini pada saat Tuhan membawa kita melewati masa-masa yang sulit, saat Tuhan membawa kita memasuki setiap tantangan-tantangan yang berat. Sesungguhnya untuk apa Saudara? Untuk menyatakan kepada dunia ini, untuk memperlihatkan kepada banyak orang, apa yang sudah ditaruh oleh Allah di dalam kehidupan Saudara, yaitu kemuliaan-Nya.
Kemuliaan Hidup Anak-anak Allah
June 2, 2017
Thx info ini…bisa dijadikan referensi lagi.