Khotbah Perjanjian Baru

Kemuliaan Hidup Anak-anak Allah

Beberapa hari ini saya banyak mendengar bagaimana keluhan ibu-ibu, haduh… lombok kok cik larang e. Iya, saya mendengar setiap kali istri saya dan ibu-ibu belanja di depan rumah, yang dibicarakan harga lombok terus. Seakan-akan ketika harga lombok mencapai seratus ribu rupiah lebih per kilo dunia akan rontok, seakan-akan dunia ini habis. Tapi, justru di sanalah orang akan melihat Saudara, iki lho wong Kristen kok jek anteng-anteng e rek, lombok regane larang ngene kok enteng wae. Itulah yang diinginkan oleh Allah. Saat dunia ini mengalami penderitaan, dunia ini mengalami persoalan, mereka akan melihat siapa diri kita. Enak ya jadi orang Kristen ini, harga barang-barang pokok melambung tinggi kok yo anteng-anteng wae. Ini, ya ini wong Kristen. Orang lain harus bisa melihat karena itulah kemuliaan yang ingin dikeluarkan Allah. Sehingga melalui kemuliaan itu, dunia ini, orang sekeliling kita, mengetahui bahwa di dalam diri kita ada kemuliaan Allah yang dinyatakan melalui kehidupan ini. Inilah keunggulan Saudara dan saya sebagai ahli waris-Nya. Inilah Glory of Living, Saudara.

1 thought on “Kemuliaan Hidup Anak-anak Allah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *