Sebuah kisah yang terjadi atas diri seorang hamba Tuhan yang bernama Dr. Richard Forrest berkesan sangat mendalam di hati saya. Tatkala masih remaja, ia pernah menghadiri suatu upacara pemakaman seorang anak muda tetangganya. Setelah tiba kembali di rumahnya, neneknya berkata kepadanya, “Duduklah di sini cucuku, Nenek ingin menyampaikan sebuah kisah padamu.
“Ada sepasang suami isteri muda yang kepada mereka Allah titipkan seorang bayi laki-laki yang mungil. Mereka sangat mengasihi bayi ini. Sang ibu sangat mengasihi bayinya dan hampir mencapai taraf memujanya. Suatu hari sang bayi jatuh sakit, dan dokter dipanggil. Dokter berjuang semaksimal mungkin, namun suhu badan bayi semakin tinggi dan menjadi sangat kritis. Akhirnya dokter memanggil pasangan suami isteri ini dan berkata dengan lembut, ‘Saya pikir bahwa Allah ingin agar bayi ini kembali ke pangkuan-Nya.’