Khotbah Perjanjian Lama

Ketika Tuhan Tak Terpahami

Saudara yang dikasihi Tuhan, firman yang kita renungkan saat ini hendak mengatakan bahwa kebaikan yang dimaksud adalah bukan kebaikan versi manusia. Kebaikan di sini adalah kebaikan versi Tuhan… kebaikan menurut Allah, bukan menurut manusia. Bukan menurut selera Saudara, bukan menurut selera saya. Penggenapan kebaikan itu seturut dengan kehendak Allah, sesuai dengan rencana-Nya.

Saya ambil satu contoh di dalam kehidupan saya pribadi. Saya pernah mengalami kondisi di mana saya tidak punya tempat untuk berteduh. Pada saat itu kami berdoa memohon supaya Tuhan kasih rumah, Saudara. Tapi, apa yang terjadi, Saudara? Tuhan memang memberikan rumah untuk kami tempati, tapi bukan rumah kami, itu rumah orang lain. Saat itu saya berpikir, “Ini jelas bukan kebaikan Tuhan. Kalau kebaikan Tuhan, Tuhan pasti kasih saya rumah!” Ini versi saya, selera saya, keinginan saya. Tetapi, Tuhan berkata lain, Saudara. Saya harus menjalani suatu proses yang sangat panjang sampai akhirnya Tuhan betul-betul memberikan rumah. Prosesnya tidak enak sekali. Karena apa? Karena tidak sesuai dengan selera saya, tidak sesuai keinginan saya.

2 thoughts on “Ketika Tuhan Tak Terpahami

  1. Joss,pak..
    Ini yg saya butuhkan,,pas dgn keadaan saya sekarang. .Terimakasih.
    Tuhan pasti memberi kekuatan dan kesehatan lebih utk pak Andi..Amin

  2. Puji Tuhan…..kiranya firman ini jadi berkat kekuatan bagi Om Poey dan keluarga dalam menjalani kehidupan bersama Tuhan Yesus. Gusti berkahi. Amin….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *