Khotbah Perjanjian Lama

Ketika Tuhan Tak Terpahami

Di sinilah persoalannya. Ketika Tuhan mereka-rekakan yang baik bagi kita, itu bukan berarti kita akan terhindar dari masalah. Ini memang sulit, Saudara. Sekali lagi saya katakan ini perkara yang sulit… ini perkara yang pelik. Karena apa? Karena saat kita mencoba memahami dengan pikiran manusia, kita penginnya kalau Tuhan memang mereka-rekakan yang baik, mestinya kita nggak akan mengalami masalah. Seharusnya kita tidak punya beban yang berat. Namun, coba kembali perhatikan kehidupan Yusuf. Yusuf dimasukkan ke dalam sumur…  Yusuf dijual menjadi budak… Yusuf menjadi budak dan difitnah… Yusuf dijebloskan ke dalam penjara… apakah semua itu dialami Yusuf karena ia tidak taat kepada Tuhan? Contoh yang lain, Daniel. Daniel dilemparkan ke dalam gua singa, apakah karena ia tidak mau melayani Allah… karena Daniel tidak taat kepada Allah? Demikian juga dengan Tuhan Yesus. Mengapa Ia disalib? Apakah karena Ia kurang mengasihi Allah Bapa? Saudara, pertanyaan-pertanyaan ini merupakan pertanyaan-pertanyaan kunci. Yusuf, Daniel dan Tuhan Yesus adalah tokoh-tokoh yang mengasihi Allah, orang-orang yang taat sepenuhnya kepada Allah. Namun, mengapa mereka harus mengalami semua itu?

2 thoughts on “Ketika Tuhan Tak Terpahami

  1. Joss,pak..
    Ini yg saya butuhkan,,pas dgn keadaan saya sekarang. .Terimakasih.
    Tuhan pasti memberi kekuatan dan kesehatan lebih utk pak Andi..Amin

  2. Puji Tuhan…..kiranya firman ini jadi berkat kekuatan bagi Om Poey dan keluarga dalam menjalani kehidupan bersama Tuhan Yesus. Gusti berkahi. Amin….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *