Khotbah Perjanjian Lama

Kita Berharga di Mata Tuhan

Beginilah kenyataannya: Jika Allah mengasihi kita karena sesuatu yang dilihat-Nya dalam diri kita, kemudian apa yang terjadi ketika kita berubah? Ketika kita gagal, atau jatuh, atau layu? Apakah hati Allah akan berubah? Mungkin kasih-Nya akan pergi. Tidak! Mungkin perbedaannya tampak kecil, tetapi dengarkan – itu adalah perbedaan yang besar. Kita tidak hanya berharga; kita dihargai! Saudara melihat perbedaannya, bukan? Keberhargaan kita tidak terletak dalam siapa saya, tetapi siapa yang memiliki saya. Kasih Allah itu kekal, jadi kasih-Nya tidak akan hilang. Dengan demikian nilai “keberhargaan” umat manusia sama sekali bukan ditentukan oleh dirinya, tetapi oleh kasih dan rahmat Allah yang tanpa syarat. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *