Renungan

Menara yang Kuat

“Tidak ada yang bisa mengerti perasaan saya. Saya dikhianati kekasih. Saya dijual oleh pacar saya sendiri. Saya ingin mati saja!” jerit Y. Saya terdiam mencoba menemukan kata-kata yang terbaik untuk menghibur Y.

“Saya tentu tidak mengerti perasaanmu, Y. Saya tidak pernah dikhianati sedemikian rupa oleh rekan-rekan saya. Tapi, ada satu orang yang pernah mengalami sepertimu. Ia bahkan dijual oleh orang yang mengaku sebagai muridnya,” jawab saya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *