Kehendak Individu ini tidak sama dengan Kehendak Moral (Perintah Allah dalam alkitab) yang berlaku umum (untuk semua orang), tetapi tetap bersangkut paut dengan seluruh rencana Allah bagi seluruh manusia. Beberapa contoh dari Kehendak Individu yang tercatat dalam alkitab, misalnya Allah berkehendak Simson untuk menjadi Hakim Israel, tetapi untuk masalah istri, Simson boleh memilih sendiri, walaupun memang Allah memakai hal ini untuk melaksanakan rencana-Nya bagi penyelamatan Israel. Atau misalnya Allah mempunyai Kehendak Individu bagi Ishak tentang dengan siapa dia seharusnya menikah, yaitu Ribka, tetapi Allah memberi kebebasan penuh pada Ishak untuk memilih pekerjaannya. Tetapi Kehendak Individu Allah ini bukan membuat manusia menjadi robot, karena Allah tetap menghormati kebebasan manusia untuk memilih taat atau tidak. Kalau taat, maka berarti orang itu menjadi salah satu orang yang diikut sertakan dalam rencana Allah dan dia akan menerima upahnya. Tetapi kalau dia tidak mau taat dan menolak, maka Allah akan mencari orang lain atau pihak lain yang mau ikut dan taat pada rencana-Nya (Est 4:13-14).
Nehemia: Peka akan Kehendak Allah
February 21, 2022