Di dalam seluruh pelayanan gerejawi, manakala kita mengemban tugas pelayanan baik sebagai pendeta, penginjil, majelis gereja, atau pengurus komisi, tidak dapat disangkali bahwa metode pelayanan itu penting, agar kita bisa meraih keberhasilan yang maksimal bagi Tuhan. Namun bagi saya, yang paling penting dari semuanya ialah: siapa pribadi yang mengerjakan tugas. Apakah ia orang yang bertipe Yudas Iskariot, murid Yesus yang kemudian tega mengkhianati Guru dan Tuhannya, ataukah tipe Petrus yang walaupun pernah gagal dalam kesetiaannya tetapi kemudian dipakai Allah dengan luar biasa? Apakah ia adalah tipe Demas yang tidak setia melayani sampai akhir, karena hatinya terpaut pada harta duniawi lalu meninggalkan pelayanan, atau tipe Timotius yang sejak usia muda, walaupun tubuhnya lemah, tetapi tetap setia melayani Tuhan?
Pekerja yang Berkenan di Hati Allah
August 1, 2017