Khotbah Perjanjian Baru

Pekerja yang Berkenan di Hati Allah

Ada seorang penginjil yang menyandang titel master konseling. Suatu hari ia memberikan ceramah tentang konseling yang efektif. Isi ceramahnya sangat menggugah hati, sarat dengan metode yang menarik, dan mendorong setiap peserta untuk menjadi “people helper” atau penolong sesama yang handal. Tetapi setelah ceramah usai, beberapa peserta yang mendapatkan kesempatan untuk melakukan konseling pribadi dengan sang penginjil, keluar dari ruangan konseling dengan wajah yang muram. Masing-masing peserta memberikan komentar yang tidak berbeda, yaitu menyesalkan sang penginjil yang ternyata hanya mahir menyampaikan banyaknya metode konseling, tetapi tidak memiliki hati untuk memahami kondisi konselinya. Akhirnya mereka pulang dengan tetap membawa beban di hati masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *