Bagi Yakobus di ayat 16, “segala kemegahan yang demikian adalah salah.” Kata “salah” di sini sebenarnya lebih tepat diartikan sebagai “jahat.” Yang mengejutkan adalah, kata ini seringkali dipakai untuk mengacu kepada “si jahat” yang tidak lain adalah si iblis itu sendiri. Ada banyak kata lain yang bisa digunakan oleh Yakobus, tetapi baginya masalah ini bukanlah masalah kecil. Mereka yang sudah tahu akan kebenaran namun masih memegahkan diri melawannya, seakan-akan mereka dapat mengatasi seluruh kehidupannya sendiri, tidak lain dan tidak bukan, telah melakukan dosa seserius dosa iblis.
Perencanaan Orang Percaya
June 23, 2017