Renungan Berjalan bersama Tuhan

Roti dan Anggur

 

Itulah yang terjadi pada waktu para murid makan roti dan minum anggur bersama Tuhan Yesus. Sekarang bagaimana dengan kita ketika makan roti dan minum anggur Perjamuan Kudus di gereja? Apa yang ada di dalam hati dan pikiran kita sangat penting bagi kita sekalian yang ikut ambil bagian dalam Perjamuan Kudus. Kalau kita perhatikan, dalam formulir Perjamuan Kudus ada pernyataan: “Marilah kita mengarahkan hati dan pikiran kita bukan pada roti dan anggur yang kelihatan ini, melainkan arahkanlah hati dan pikiranmu pada roti hidup dan air hidup, yaitu Tuhan kita Yesus Kristus.” Ini berarti ketika kita memegang roti dan anggur, kita diajak untuk melihat apa yang telah Tuhan Yesus lakukan bagi kita. Tuhan telah menjadi manusia, rela menderita dan mati di atas kayu salib, untuk menyelamatkan kita dari hidup yang binasa. Dengan pemahaman itu, kita makan roti dan minum anggur dengan hati dan pikiran yang penuh syukur dan terima kasih. Roti dan anggur itu melambangkan penderitaan dan kematian Tuhan Yesus, yang menjadikan kita hidup dalam kebenaran dan keselamatan yang sejati. Bersyukur dan berterima kasihlah atas hidup yang kita jalani sekarang ini! Marilah kita nyatakan syukur dan terima kasih kita dalam kehidupan keluarga, pekerjaan, dan pelayanan kita. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *