dua
Apa sesungguhnya problem dari nafsu birahi yang salah? Ada beberapa hal yang patut kita perhatikan dan sadari. Pertama, di satu sisi, manusia lain diperlakukan sebagai objek pemuas hasrat dan bukan sebagai manusia seksual yang utuh dan otonom. Istilah-istilah peyoratif yang lazim dipakai di Indonesia seperti “cewek bispak” (cewek yang bisa dipakai) atau “perek” (perempuan eksperimen) paling jelas menunjukkan perlakuan terhadap sasaran Lust sebagai objek atau benda. Tanpa peng-objek-an manusia, dunia industri pornografi tidak bisa berkembang sama sekali. Karena sesama menjadi objek, maka Lust juga bersifat impersonal. Bersamaan dengan peng-objek-an manusia, Lust juga menyimpan masalah kuasa (Power-over). Lust menguasai seseorang dengan membuatnya menguasai orang lain yang harus ditundukkan.