Khotbah Perjanjian Baru

Seri Tujuh Dosa Maut: Kemarahan

“Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu.” (Efe. 4:26)

Di satu sisi Paulus amat realistis melihat bahwa manusia tidak pernah bisa lepas dari kemarahan. Karena itulah ia tidak menasihati jemaat Efesus untuk tidak marah. Sebaliknya, Paulus mengandaikan bahwa seorang Kristen pada satu titik pasti pernah memiliki rasa marah, “Apabila kamu menjadi marah …” Akan tetapi nasihat Paulus adalah bahwa pada saat kita marah, berhati-hatilah pada dosa yang mengintai. Maka, saat kemarahan datang, “janganlah kamu berbuat dosa.” Di sini Paulus menggaungkan peringatan Allah kepada Kain sesaat sebelum ia membunuh Habil, adiknya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *