Nadia : Halus.
Andy Kirana : Luarnya halus. Tetapi, Mbak Nadia tahu atau tidak, biji kedondong itu halus atau kasar?
Nadia : Kasar.
Andy Kirana : Kalau salak?
Nadia : Luarnya kasar, dalamnya halus.
Andy Kirana : Ya… betul. Nah, kalau duku, Mbak?
Nadia : Luarnya halus, dalamnya halus.
Melalui tiga macam buah ini, saya jadi ingat lagu “Dondong opo salak, duku cilik-cilik…” (Andy Kirana menyanyikan lagu ini, diikuti oleh jemaat). Masih ingat lagu jadul ini ya, Saudara. Ternyata lagu ini mempunyai nilai filosofi dan makna spiritual yang tinggi untuk membentuk karakter Kristus dalam hidup kita.