Mengapa yang dipersembahkan itu tubuh yang hidup? Karena hidup penyembahan yang benar harus mengalir natural untuk disaksikan orang lain. Waktu kita menyembah Tuhan, kita bersaksi kepada sekitar akan siapa Tuhan yang kita sembah. Berarti hidup bersaksi atau misi-penginjilan adl validasi seorang Kristen yang sungguh-sungguh menyembah Allah Tritunggal.
Lalu bagaimana persembahan tubuh yang hidup, kudus, menyenangkan Tuhan itu bisa terjadi? Jawaban pertama di Roma 12:2 beri jawaban “Jangan jadi serupa dengan dunia, tetapi ber-metamorphosis-lah dengan terus menerus perbaharui cara pikir”. Jawaban ini mengundang observasi dan imajinasi kita atas peristiwa alam.