Beberapa ciri-ciri yang penting, apakah seseorang bukan antek Iblis adalah pertama, pengakuan akan kesalahannya. Pengakuan ini penting karena orang yang sungguh-sungguh percaya (berarti bukan antek Iblis) seharusnya punya kepekaan akan dosa, khususnya dosanya sendiri. Mengakui dosanya berarti secara sadar sedang menempatkan diri pada ketidaklayakan. Kedua, orang tersebut harus rela untuk digembalakan. Kerelaan untuk digembalakan ini menunjukkan bahwa dia benar-benar merasa sudah bersalah dan menyesali kesalahannya dengan tulus. Gereja juga harus melakukan penggembalaan dengan penuh kasih, karena orang tersebut sebenarnya adalah saudara seiman kita (bukan antek Iblis) yang sedang jatuh dalam dosa, karena sebagai orang berdosa kita semua sangat bisa jatuh dalam dosa seperti orang tersebut. Dan dalam proses penggembalaan itu, orang tersebut harus dapat merasakan dirinya benar-benar dikasihi.
Ananias dan Safira: Disiplin Gereja
January 24, 2022