Khotbah Perjanjian Baru

Atasi Amarahmu!

Tetapi, coba perhatikan… Pada ayat tersebut Paulus tidak berhenti hanya sampai pada kata “saling mengampuni”. Apabila Paulus menaruh tanda titik di belakang kata tersebut, saya berani katakan… mengampuni itu mustahil dilakukan manusia. Paulus tidak berhenti dengan kata “saling mengampuni” tetapi setelah tanda koma ia melanjutkan dengan kalimat… ”sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.” Di sinilah ‘mengampuni’ itu menjadi hal yang masuk akal, Saudara. Mengapa? Karena kalimat tersebut memungkinkan Saudara dan saya bisa mengampuni. Pengampunan Allah di dalam Kristus terhadap manusia itulah yang memampukan kita mengampuni sesama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *