Ketika hatiku t’lah disakiti
Ajar ku memberi hati mengampuni
Ketika hidupku t’lah dihakimi
Ajar ku memberi hati mengasihi
Ampuni bila kami tak mampu mengampuni
Yang bersalah kepada kami
Seperti hati Bapa mengampuni
Mengasihi tiada pamrih
(sumber lagu: www.kidung.com)
Emosi… emosi… ya emosi sering kali meluap tanpa kendali saat orang lain bersalah kepada kami. Amarah menyeruak muncul melukai dan menghancurkan hati sesama kami. Kalau pun amarah ini tidak keluar melalui mulut, tersimpan di dalam hati menjadi dendam dan kepahitan yang siap kami tancapkan kepada mereka yang menyakiti kami. Sekarang kami tahu dan sadar bahwa itu semua justru berakibat buruk dalam hidup kami. Berdampak negatif terhadap hubungan kami dengan Tuhan. Itulah pengakuan jujur kami di hadapan-Mu. Kami mohon pengampunan atas amarah demi amarah yang sudah kami lontarkan kepada sesama kami, bahkan juga kepada-Mu, ya Tuhan.