Begitulah cara Tuhan mengatasi amarah kita. Sekarang, saya ingin mengungkapkan satu hal yang perlu mendapatkan perhatian Saudara… kemarahan itu seperti paku. Mari… saya akan tunjukkan melalui peragaan berikut ini. Mungkin Pastor Luke bisa bantu saya sebentar (meminta Pastor Luke Ervian ke mimbar).
Andy Kirana : Saya sudah membawa paku, kayu, dan palu. Tapi, sebelumnya saya ingin bertanya dulu kepada Pastor Luke: sehari marah berapa kali, Pastor? (Jemaat tertawa). Jujur saja, tidak apa-apa.