Khotbah Perjanjian Baru

Atasi Amarahmu!

Ada orang bertanya, “Pak… marah itu kan emosi. Bagaimana saya bisa membuang emosi?” Betul, ya, Saudara? Marah adalah emosi, maka tidak masuk akal kalau kita bisa membuang emosi. Memang… kalau kita hanya membaca ayat 31, nasihat Paulus itu nampak tidak masuk akal. Tapi, coba perhatikan ayat 32: ”Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.”. Ini masuk akal, Saudara…. kenapa? Pada ayat tersebut Paulus mengatakan, yaitu dengan cara mengampuni. Mengampuni adalah satu-satunya alat… satu-satunya sarana untuk membuang amarah dan untuk membangun sikap ramah serta kasih mesra terhadap orang lain. Kalau tidak ada pengampunan, tidak akan ada keramahan. Bila tidak ada pengampunan, tidak akan ada kasih mesra. Tetapi, ini pun menurut saya masih menjadi persoalan. Mengapa? Karena secara manusiawi kita ini sulit mengampuni, bahkan ketika mulut ini sudah mengatakan, “Aku sudah mengampunimu!” Bukankah seperti itu, Saudara?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *