Beriman kerap kali memang tidak memberikan kepastian kasatmata, tetapi memberikan satu-satunya cara untuk hidup. Di dalam pergumulan-Nya, Habakuk berkata, “Tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya” (Habakuk 2:4). Apa maksudnya?
Alden (ketika itu berumur 4 tahun), anak saya sudah menghafal rute jalan dari pastori ke gereja. Suatu kali kami akan ke gereja. Karena jalan yang biasa dilalui macet, saya mencoba mencari jalan lain. Sepanjang jalan itulah Alden mengeluh dan menyalahkan saya mengapa kok lewat jalan ini dan bukan yang biasanya. Saya berupaya untuk menjelaskan kepada Alden, tetapi ia tetap sulit mengerti. Akhirnya, saya memilih berdiam diri. Saya baru bicara ketika kami sudah parkir di gereja. Melihat kami telah sampai di gereja, langsung keluhan Alden berubah menjadi pujian, “Papa pintar.”