Khotbah Perjanjian Lama

From Fear to Faith

 

Doa sukacita di tengah kehancuran (ay 17-19)

Setelah Habakuk menenangkan dirinya di hadapan Tuhan yang berdaulat, perspektifnya berubah. Hal ini terlihat jelas dalam ayat 17-19. Sukacita dan damai sejahteranya tidak lagi bergantung pada situasi di sekitarnya. Ketika Allah menghukum Yehuda, kota mereka dihancurkan Babel, hasil pertanian dan peternakan musnah, dan mereka akan dibuang ke Babel. Habakuk tetap akan bersukacita karena dan hanya karena Tuhan.  Sukacita, pengharapan, dan imannya hanya di dalam Tuhan. Pada waktu-Nya nanti, Tuhan akan akan menyelamatkan dan memulihkan umat-Nya sesuai janji Tuhan. Sampai pada hari pertolongan dan pemulihan itu, Tuhan saja yang menjadi sumber kekuatan bagi Habakuk untuk tetap bisa berdiri tegak di tengah kehancuran yang terjadi. Kekuatan untuk bertahan dalam masa kegelapan dan masa penantian akan pertolongan Tuhan itu hanya bersumber pada Tuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *