Khotbah Perjanjian Lama

Hidup dalam Dunia yang Terbalik

Alasan lain yang dikatakan Pengkhotbah adalah bahwa semua kejahatan nantinya harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Pengkhotbah mengabarkan bahwa jauh di atas sana Tuhan tidak kehilangan kendali. Kalau Ia tidak menghukum bukan berarti Ia tidak bisa membaca situasi. Ada saatnya Ia menanti pertanggungjawaban setiap orang yang menjadi oportunis dan yang menjadi penjahat. Pengkhotbah ingin mengajak kita untuk menjadi orang yang takut akan Tuhan dan yang hormat kepada-Nya walaupun pada saat tak seorang pun melihat diri kita.

Seorang pesimiskah Pengkhotbah? Saya rasa bukan. Ia seorang realis yang memberikan kepada kita dua potret tentang dunia yang terbalik dan perilaku manusia di dalamnya.

Namun, lebih dari seorang realis, ia adalah seorang yang tetap bertahan dengan keyakinannya bahwa ada Tuhan di balik Matahari. Ada Tuhan yang memandang, menilai dan menghakimi manusia. Saya berharap setiap kita bukan termasuk orang yang oportunis dan ikut berbuat jahat, tetapi menjadi orang yang takut dan hormat kepada Allah di tengah dunia yang terbalik ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *