Khotbah Perjanjian Baru

Hidup Kristen yang Berintegritas

Bahaya Kemunafikan

Dalam kekristenan, kemunafikan sangat perlu diwaspadai. Mengapa?

Pertama, kemunafikan akan dengan cepat menular

Tindakan kemunafikan sangat berbahaya. Kemunafikan seperti virus yang dengan cepat menyebar   kepada orang lain. Coba perhatikan, tindakan Petrus memisahkan dirinya dari perjamuan makan bersama dengan orang-orang Kristen non- Yahudi, dengan cepat diikuti oleh orang-orang Kristen Yahudi lainnya, bahkan dalam ayat ke 13 dikatakan, “Barnabas sendiri turut terseret oleh kemunafikan mereka.” Saudara, Barnabas adalah baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman (Kis. 11:24) tetapi menghadapi kemunafikan ia pun “turut terseret.” Apa sebabnya?

Pada dasarnya manusia adalah pemain sandiwara yang ulung. Jauh sebelum kita mengenal Kristus, kita sudah  bertahun-tahun terbiasa hidup dengan mengenakan bermacam-macam topeng. Walaupun kematian Kristus telah menyucikan hati kita, kita perlu waktu dan perjuangan yang gigih untuk berani melepaskan topeng demi topeng. Celakanya, begitu kita tersudut, dengan cepat kita akan kembali mengenakan topeng-topeng lama kita itu.

Bahayanya, sekali suatu tindakan kemunafikan ditolerir di suatu gereja, maka kemunafikan-kemunafikan yang lain akan muncul dengan cepat. Ia akan tumbuh seperti ragi dan menyebar seperti virus sehingga melumpuhkan semangat PI yang pernah berkobar dan akhirnya pengaruh gereja dalam masyarakat akan memudar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *