Sekilas Matius 5:45 dapat menimbulkan kesalahpahaman seolah-olah status sebagai anak-anak Allah diperoleh melalui usaha kita dalam meneladani Dia. Bukan ini yang sedang dipikirkan oleh Tuhan Yesus. Dalam bagian sebelumnya Ia sudah menunjukkan bahwa Allah adalah Bapa orang percaya (5:16). Kesalehan kita bukan syarat menjadi anak-anak Allah, melainkan alat supaya orang lain mengetahui status kita sebagai anak-anak Allah. Matius 5:48 menyiratkan bahwa relasi kita dengan Bapa surgawi merupakan landasan kesalehan kita. Karena kita adalah anak Allah, maka kita harus berperilaku seperti Bapa yang penuh kasih (Ef 5:1-2; 1 Yoh 4:7-12).
Kasihilah Musuhmu
September 19, 2019