Mengasihi juga berarti memberi salam (ayat 47). Memberi salam menyiratkan sebuah inisiatif. Bukan hanya itu. Dalam budaya Yahudi, sebuah salam sekaligus berisi ucapan berkat (10:12-13). Ini bukan sekadar sapaan biasa. Ini mengandung sebuah doa kepada Allah. Jadi, dalam taraf tertentu mendoakan musuh dan memberi mereka salam memiliki sebuah kesamaan: sama-sama berharap yang baik untuk mereka. Bedanya terletak pada obyek perkataan: Allah (di dalam doa) dan musuh (di dalam salam).
Kasihilah Musuhmu
September 19, 2019