Khotbah Perjanjian Baru

Kemurahan sebagai Kebiasaan Hidup

Kemurahan adalah bagian dari buah Roh (Galatia 5:22), karena itu tidak terjadi secara alami (meskipun memang benar bahwa beberapa orang tampaknya secara alami lebih pemurah dibandingkan yang lainnya). Tetapi kemurahan yang dibicarakan oleh rasul Paulus bukanlah kemurahan hati yang ‘alami’, melainkan ‘rohani’, dalam pengertian bahwa kemurahan itu terjadi karena kita dipenuhi oleh Roh Allah. Kemurahan hati memang adalah buah (yang tumbuh karena kehidupan Roh di dalam kita), tetapi buah itu tetap harus melalui proses. Buah itu harus menjadi kebiasaan yang terbangun dalam karakter kita. Di situlah kita perlu berlatih membiasakan yang namanya kemurahan itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *