Oleh karena itu, pertanyaannya, bagaimana supaya kemurahan ini bisa menjadi sebuah kebiasaan atau habbit. Apabila kemurahan itu telah menjadi kebiasaan, kita tidak perlu dipaksa-paksa untuk berbuah. Kemurahan akan dengan sendirinya muncul dalam hidup kita. Inilah yang dikehendaki Allah, Saudara.
Coba Saudara perhatikan gambar ini (menunjukkan gambar seekor orang utan menyusui anak harimau). Ini adalah gambar yang aneh, Saudara… gambar yang tidak lazim. Kemurahan itu tidak lazim dalam dunia binatang. Saya juga ingin mengatakan bahwa kemurahan adalah hal yang tidak lazim di dalam dunia ini. Kemurahan adalah hal aneh. Mengapa saya berani mengatakan demikian? Saudara tahu, kapan pengikut Kristus disebut Kristen? Bila Sudara membaca Kisah Para Rasul, Saudara akan memahami ini. Para murid Kristus pertama kali disebut Kristen pada saat mereka berada di Antiokhia (Kisah Para Rasul 11:26). Yang menjadi pertanyaan, mengapa para pengikut Kristus itu disebut Kristen. Ada yang mengatakan, mereka disebut Kristen karena mereka adalah pengikut Kristus. Tetapi, saya ingin menunjukkan satu rahasia. Pada zaman jemaat mula-mula, kumpulan orang-orang yang mengikuti Kristus tersebut disebut Kristen karena mereka menunjukkan chrestos. Chrestos adalah ciri khas jemaat mula-mula, yaitu orang yang suka berbagi… orang yang murah hati (hal itu dianggap aneh di tengah-tengah kumpulan orang yang tidak murah hati). Itulah mengapa mereka disebut Kristen, yaitu orang-orang yang memiliki ciri khas suka berbagi, murah hati. Oleh karena itu, bila Saudara mengaku Kristen tetapi Saudara tidak bermurah hati, Kristenmu abal-abal… palsu!