Saudara, kita memang tidak mungkin mampu mengerti Tuhan dengan sempurna, namun seringkali dalam ketidak mampuan kita untuk mengerti, hati kita pun tidak mudah untuk diajar. Kita merasa sok mengerti dan akhirnya membawa kita pada salah mengertian akan Tuhan.
Problema Alkitab
Dahulu, ternyata para murid pun pernah mengalami seperti yang kita alami. Dalam kisah yang dicatat dalam Markus 8:14-21, Tuhan Yesus dan para murid sudah naik ke perahu dan dalam penyebrangan dari Galilea ke Betsaida. Sewaktu sedang tenang dalam penyebrangan itu, tiba2 ada murid yang sadar bahwa roti yang mereka bawa hanya satu. Mereka lupa membawa roti yang cukup untuk semua murid dan untuk Yesus. Dalam situasi itu Tuhan Yesus ingin memakai kesempatan untuk mengajar mereka ttg hal rohani berkaitan dengan roti. Yaitu supaya waspada terhadap ragi (juga bermakna sebagai pengaruh buruk) orang Farisi dan Herodes.