Janganlah kita seperti contoh yang terakhir ini. Kita yang pernah salah ambil keputusan, mari kita akui di hadapan Tuhan dan berhenti melakukan kesalahan yang lebih besar lagi. Biarlah itu mendidik kita untuk lebih dewasa mengambil keputusan. Biarkan tangan Tuhan itu mengerjakan yang paling baik dari keputusan yang paling buruk sekalipun. Janji Firman Tuhan mengatakan, “Kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” (Roma 8:28) Bukankah itu berarti bahwa bukan hanya dalam keberhasilan saja Tuhan mau bekerja di dalam hidup kita, tetapi juga di dalam kesalahan dan kegagalan kita pun ia mau mengupayakan yang paling baik. Jangan hanya menyesali diri, tetapi akui kesalahan dan bertobat. Lihatlah tangan-Nya sedang bekerja atas kehidupan kita.
Peranan Tuhan dalam Pengambilan Keputusan
May 23, 2017