Bukan penjara dalam arti harfiah yang disediakan bagi mereka yang menyimpan amarah di hatinya; tetapi kita akan menempatkan diri di penjara amarah dan dendam kalau kita tetap mempersoalkan hutang orang lain. Mungkin itulah yang terbersit di dalam pikiran Tuhan Yesus ketika Ia memberi kita peringatan sekeras itu. Kalau kita menuntut pembayaran, kita justru akan membayar. Peringatan-Nya ini keras karena ada konsekuensi yang keras pula bila kita mengabaikan hal tersebut. Namun, peringatan Tuhan Yesus ini tidak berlebihan. Justru peringatan semacam itulah yang seharusnya kita harapkan dari seorang Juruselamat yang datang ke dunia untuk menyelamatkan kita dari dosa.
Atasi Amarahmu!
May 7, 2019