Karena kekuatiran adalah bukti ketidakadaan iman (ayat 31-33)
Apa yang dipikirkan terus-menerus oleh seseorang menyiratkan betapa pentingnya hal itu bagi dia. Orang yang memandang harta sebagai yang terpenting dalam kehidupan pasti akan menjadikan harta sebagai fokus hidup. Sukacitanya ditentukan oleh jumlah hartanya. Tatkala apa yang dianggap penting sedang terancam hilang atau berkurang, orang itu pasti akan menguatirkannya sedemikian rupa. Itulah gambaran orang-orang yang tidak mengenal Allah (ayat 32a). Bagi mereka yang paling penting adalah bertahan hidup dan mengejar kenyamanannya.