23. Lewat pengalaman-pengalaman yang tidak nyaman dalam pelarian, senantiasa dalam ketakutan, dalam ketidak-pastian masa depan, Daud belajar hidup bergantung kepada Tuhan setiap saat, belajar mempercayakan hidupnya, masa depannya, nasibnya ke dalam tangan Tuhan. Ia mengalami sendiri realita pemeliharaan dan perlindungan Tuhan. Kebenaran tersebut bukan omong kosong, teori, tetapi fakta! Kepada rasul Paulus, Tuhan menegaskan, Ia tidak akan menyembuhkan Paulus, namun Ia melimpahkan anugerahNya sedemikian sehingga di tengah-tengah kelemahan, rasul Paulus dapat tetap kuat, tabah, ber-prestasi. Tuhan berfirman, cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasaKu menjadi sempurna (2 Kor.12:9).
Bersaksi bagi Tuhan
July 15, 2017