Para murid tidak hanya mengenal kitab Mazmur dengan baik, bahkan dalam kehidupan mereka sering terdengar kutipan Mazmur 89:9 dan 10
“Ya, Tuhan, Allah semesta alam, siapakah seperti Engkau? Engkau kuat, ya Tuhan, dan kesetiaan-Mu ada di sekeliling-Mu. Engkaulah yang memerintahkan kecongkakan laut, pada waktu naik gelombang-gelombangnya, Engkau juga yang meredakannya.” Mereka juga menyanyikan, “Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut; sekalipun ribut dan berbuih airnya, sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya” (Mazmur 46:2-4). Sesungguhnya, ayat-ayat Mazmur yang mereka hafalkan dan nyanyikan ini secara harfiah digenapi oleh Tuhan Yesus di Danau Galilea. Tepatnya tatkala Dia bersama para murid-Nya berlayar dan dihadang terpaan badai dan amukan gelombang.