Contoh: seorang anak dihukum karena nilai matematikanya 6. Bukan hanya dihukum, tetapi juga dibandingkan dengan anak lain yang nilainya 10. Apa dampaknya? Secara tidak langsung kepada anak itu sedang dinanamkan perasaan bahwa, karena nilai matematikanya jauh di bawah standar, maka dirinya bodoh dan tidak berharga dan oleh karenanya wajar kalau Allah menolaknya.
Orang seperti ini, walaupun tahu secara teori bahwa Allah mengasihinya, sangat sulit untuk bisa mengalami kasih itu secara konkrit, karena di dalam lubuk katinya, ia selalu merasa ditolak. Akibatnya, ia juga tidak bisa menerima dirinya sendiri sebagaimana adanya dan oleh karenanya tidak bisa juga menerima orang lain sebagaimana adanya. Hidupnya akan penuh dengan penghakiman.