Dia mengasihi diri kita, bukan apa yang kita lakukan. Bahkan jika kita tidak berbuat apa-apa atau mengecewakan Dia pun, Dia tetap mengasihi kita.
Roma 5:8 berkata: “Kristus telah mati untuk kita ketika kita masih berdosa.”, bukan ketika kita baik. Allah mengasihi kita tanpa syarat apa pun. Dia menerima Daud yang pernah jatuh dalam perzinahan dan pembunuhan, Dia menerima Petrus yang pernah menyangkal-Nya, Dia menerima Thomas yang pernah meragukannya, Dia menerima saudara dan saya sekalipun banyak sekali cacad celanya. Dia mengasihi kita apa adanya, bahkan rela mati untuk menyelamatkan kita.