Natal pertama memang dalam setting kesederhanaan, namun ini adalah peristiwa yang agung. Mengapa? Karena ini adalah kelahiran yang membawa sukacita dan damai sejahtera.
II. Kelahiran yang membawa sukacita dan damai sejahtera
Beberapa waktu lalu saya berbincang-bincang dengan beberapa orang. Iseng-iseng saya bertanya, apa sih yang berkesan dari Natal? Jawabannya sangat bervariasi. Ada yang berkata karena akan ada banyak kue-kue natal dan kiriman parsel ke rumah. Ada yang bilang karena jelang natal adalah masa liburan panjang dan kesempatan untuk pulang kampung, perbaikan gizi alias penggemukan badan! Nah kalau yang ini ketahuan kalau anak kos karena mungkin sering makan indomie! Jadi sangat memimpikan makan enak di rumah dan gratis! Ada juga yang menjawab karena suka dengan lagu-lagu natal, pohon natal, dan segala pernak pernik natal. Hal-hal diatas memang membawa sukacita tersendiri. Namun sesungguhnya esensi sukacita Natal tidak teletak pada semua itu.