Saudara-saudara, Natal berbicara soal sukacita dan damai sejahtera karena pemulihan relasi dengan Allah yang berdampak pada pemulihan relasi dengan sesama. Apakah kita telah menjadi orang-orang yang telah didamaikan denganAllah? Ataukah kita masih menjadi seteru Allah yang harus dimurkai oleh Allah? Andaikata kita telah menjadi orang-orang yang menerima anugerah keselamatan, pertanyaannya adalah apakah kita sedang hidup dalam perdamaian dengan orang-orang di sekitar kita? Misalnya dengan anggota keluarga, orang tua, keluarga besar, rekan kerja, dan lain sebagainya. Jikalau ada konflik atau masalah, mari segera kita selesaikan. Jangan sampai relasi yang bermasalah tersebut mencuri sukacita dan damai sejahtera natal yang seharusnya kita rasakan.
— Khotbah Natal —
The Joy of First Noel
December 23, 2019