Mari kita memperhatikan frasa “tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.” “Rumah penginapan” ini memakai kata Yunani kataluma yang berarti ruang tamu (guest room) sebuah rumah. Sedangkan “rumah penginapan komersil” yang bisa disewa seperti dalam kisah orang Samaria yang murah hati memakaikata pandocheion (Lukas 10:34-35).
Istilah kataluma ini muncul kembali di Markus 14:14; Lukas 22:11, yang mengacu pada ruang tamu di bagian atas sebuah rumah yang dipakai Yesus bersama para murid untuk perjamuan Paskah sebelum Yesus ditangkap. Para murid, beberapa perempuan, Maria, ibu Yesus dan saudara-saudara Yesus berkumpul dan berdoa bersama di kataluma sebuah rumah sebelum Pentakosta tiba (Kis. 1:13-14). Jadi, kataluma adalah kamar tamu yang biasanya disediakan jika ada kerabat bahkan tamu asing untuk beristirahat sejenak melepas lelah setelah melakukan perjalanan jauh. Namun, entah kenapa semua kataluma rumah di kota Betlehem pada saat itu penuh semuanya. Mungkin karena padatnya arus mudik penduduk untuk mengikuti sensus penduduk yang diperintahkan kaisar Agustus. Dan tentu saja Yusuf tidak bisa booking online sebuah guest room para kerabatnya karena belum ada internet!