Khotbah Perjanjian Baru

Ketika Badai Melanda

Di balik keyakinan ini, tiap orang Kristen menyadari pula betapa lewat pengalaman pribadi masing-masing bahwa mengenal kuasa dan kasih Allah serta mempercayakan diri sepenuhnya kepada Allah merupakan dua hal yang sering kali tidak otomatis berjalan bersama. Ironisnya, justru kelemahan dan kerapuhan rohani kita tampil segera sesudah Tuhan melakukan perkara yang ajaib untuk kita. Lihatlah, Nabi Elia justru mengalami kelemahan segera sesudah mengalami mukjizat besar di Gunung Karmel; para murid justru tetap jatuh dalam kepanikan dan keraguan atas kepedulian Tuhan setelah mukjizat yang baru diperagakan Tuhan Yesus di  Kapernaum. Betapa sering justru setelah mengalami kuasa Tuhan yang besar, segera kita melupakan manakala masalah lain datang menimpa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *