Khotbah Perjanjian Baru

Ketika Badai Melanda

Tuhan Yesus pertama-tama merespons para murid dengan teguran lembutnya atas kekerdilan iman mereka. Ia berkata, “Mengapa kamu takut? Mengapa kamu tidak percaya?” Tidakkah Anda heran dengan pertanyaan Tuhan Yesus? Di tengah sikon yang jelas menakutkan ini, Dia masih bertanya, “Mengapa kamu takut?” Dalam hitungan menit saja perahu mereka akan tenggelam, namun justru Yesus mengajukan pertanyaan seperti ini. Sesungguhnya pertanyaan kedua sebagai fokus masalah para murid-Nya, “Mengapa kamu tidak percaya?” Kepanikan dan ketakutan mereka adalah ekses dari ketidakpercayaan mereka. Inti pertanyaan ini justru tersirat setumpuk pertanyaan, “Tidak cukupkah kalian melihat kuasa-Ku, masih belum cukupkah kalian mengalami kasih pemeliharaan-Ku, tidak cukupkah mukjizat demi mukjizat yang sudah Kuperlihatkan di hadapan kalian? Kalian bahkan telah turut merasakan empati dan simpati-Ku atas orang banyak, bukan? Apakah semua pengalaman itu masih belum meyakinkan kalian bahwa Aku selalu peduli serta siap menolong kalian kapan pun dan dalam situasi dan kondisi apa pun?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *