Sudah tentu pandangan tersebut tidak sesuai dengan apa yang dituliskan oleh Yesus, para penulis Injil, dan pengajaran para rasul. Injil dengan jelas mengisahkan kehidupan dan pelayanan Yesus di bumi, dan bahwa Dia adalah seorang manusia sejati. Dia dilahirkan dari rahim seorang perawan. Dia makan, minum, tidur, dapat merasa letih, sedih, disalibkan, luka-Nya mengeluarkan darah, dan mati. Pada saat Dia menampakkan diri untuk pertama kali kepada murid‑murid-Nya setelah peristiwa penyaliban, Yesus bahkan menyuruh murid-Nya untuk menjamah tubuh dan bekas luka-Nya untuk membuktikan bahwa Dia bangkit dalam wujud keadaan-Nya.sebagai manusia. Kemudian Dia meminta sesuatu dari mereka dan “mengambilnya serta memakannya di hadapan mereka” (Lukas 24:39‑43).