Perlu disadari bahwa ajaran Perjanjian Lama tentang kebangkitan sangat terbatas dan belum lengkap, sedangkan di dalam Perjanjian Baru, pengetahuan tentang kebangkitan sangat banyak dibahas. Walaupun injil‑injil belum selesai tertulis pada masa Perjanjian Baru, tetapi kehidupan Yesus sudah dikenal secara luas, dan orang Korintus telah memelajari segala hal yang Dia ajarkan dari Petrus dan murid‑murid Yesus lainnya, serta Rasul Paulus. Yesus berkata, “Tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman” (Yohanes 6:44). Ia menyatakan hal ini di hadapan sejumlah orang Yahudi di dekat Laut Galilea. Kepada Marta Dia bersabda, “Akulah kebangkitan dan hidup, barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati” (Yohanes 11:25).